Pengaruh perjalanan wisata kepulauan seribu selama Pandemi

Wisata Kepulauan Seribu Jakarta per tanggal 14 Maret 2020 tidak operasional/ tutup. Karena mengikuti instruksi Gubernur DKI Jakarta untuk menutup semua tempat wisata di Jakarta. Termasuk Taman Impian ancol sebagai pintu masuk para wisatawan yang akan menuju ke Kepulauan Seribu. Instruksi ini dilakukan karena untuk menutup mata rantai penyebaran virus yang sedang mewabah di Negara Indonesia tercinta.

Kepulauan Seribu, Baik pulau Resort atau pulau penduduk sampai saat ini tanggal 9 Mei 2020 belum aktif kembali. Penuh harapan semoga musibah ini cepat berlalu, agar perekonomian kita bisa secepatnya aktif kembali. dengan keadaan seperti ini sudah otomatis masyarakat di pulau penduduk banyak kehilangan mata pencarian, karena banyak dari mereka yang bekerja sebagai pemandu wisata di kepulauan seribu.

Sejak wisata kepulauan seribu banyak dikenal oleh Masyarakat luas, masyarakat di pulau penduduk banyak yang meninggalkan pekerjaan Nelayan, mereka beralih menjadi pemandu wisata di pulau seribu. Karena menurut mereka penghasilan yang di dapat lebih besar ketimbang menjadi Nelayan. Disamping itu juga menjadi nelayan resiko lebih besar di banding menjadi guide /pemandu wisata.

Mari kita bersama sama membantu Pemerintah, untuk menutup mata rantai penyebaran virus, agar tidak bertambah lagi penderita penyakit ini. dengan berdiam di rumah dan bekerja di rumah ( WFH), menggunakan masker ketika keluar dari rumah, rajin cuci tangan / menjaga kebersihan dimanapun kita berada, dengan cara seperti ini kita sudah membantu menutup mata rantai virus yang sedang mewabah ini.